Ijin Emoney Paytren Disetujui Oleh BI
Setelah ditunggu lama kini Bank Indonesia (BI) akhirnya memberikan izin penyelenggaraan uang elektronik Paytren milik Jam'an Nurchotob Mansur alias Yusuf Mansur."Alhamdulillah (sudah kantongi izin dari BI) dah," ujar Yusuf Mansur kepada CNNIndonesia.com, Rabu (30/5).
Rencananya, Yusuf Mansur akan meluncurkan kembali uang elektronik Paytren pada Jumat (1/6). Peluncuran tersebut dilakukan bersamaan dengan penerimaan izin secara simbolis dari Bank Indonesia.
Dan akhirnya "Kerja keras selama 300 hari telah membuahkan hasil gemilang diperolehnya izin e-money dari BI," terang dia. ini adalah awal baru buat Paytren
Uang elektronik Paytren sempat dibekukan oleh Bank Indonesia lantaran harus terlebih dahulu mengurus perizinan.
Paytren Selain memiliki bisnis uang elektronik, Yusuf Mansur juga memiliki PayTren Aset Manajemen yang sudah lebih dulu mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Setelah mengantongi izin, kedua perusahaan tersebut rencananya bakal disinergikan guna saling menunjang bisnis.
Direktur Utama PayTren Aset Manajemen Ayu Widuri sebelumnya mengaku pihaknya akan berupaya mengejar jumlah pemegang rekening uang elektronik Paytren yang mencapai sekitar 500 ribu pada 2018 ini.
"Setelah Paytren yang pembayaran mendapatkan izin, kami akan sinkronkan. Nantinya, produk kami bisa dijual di aplikasi Paytren pembayaran yang ada saat ini," ujar Ayu.
semoga dengan di beri ijin dari BI tentang Emony Paytren, Paytren akan memberi kemudahan kemudahan kepada mitra mitra yang telah gabung paytren ini.
ini merupakan tonggak sejarah baru buat paytren maupun buat indonesia karena paytren merupakan perusahaan yang masih 100 persen sahamnya milik anak negri. Dan paytren menjadi perusahaan multypaymen syariah pertama di indonesia yang memiliki ijin pertama dari BI.
Dan yang belum daftar paytren buruan daftar untuk bisa menikmati kemudahan kemudahan yang ditawarkan paytren.
Silahkan kontak kami untuk pendaftaran paytren, kami siap bantu dengan senang hati
Sumber: https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/20180530205434-78-302362/bi-akhirnya-restui-uang-elektronik-paytren-milik-yusuf-mansur