Mengapa Pakai Aplikasi saja harus ribet verifikasi ID,isi form KYC dan tatap muka dengan manajemen dan pengkinian data?
Kemarin seorang mitra mengeluhkan kepada saya mengapa aplikasi PayTren sering berubah-ubah, harus update, uninstall, install, verifikasi ID, harus tatap muka dengan manajemen.., pokoknya terkesan ribet dech..
Mendengar keluhan mitra saya hanya bisa tersenyum sambil flash back ke masa-masa lalu saya bergabung ke PayTren.
Belum ada aplikasi waktu itu tahun 2013. Hanya bisa melalui sms dan Gtalk atau Yahoo Messenger. Dan untuk isi deposit pun kalo nggak salah hanya ada Bank Mandiri lalu muncul BNI, pake kode unik yang sering bikin pengisian deposit jadi lama gegara lupa transfer pake kode unik.
Terjadi perkembangan selain sms, Gtalk dan yahoo messenger muncul aplikasi PayTren. Yang saya suka adalah fitur transfer antar mitra udah bisa waktu itu nggak pake izin emoney segala. Biaya adminnya 1.500. Yang transfer kena 500,- yang menerima kena 1000. Fitur ini jadi andalan saya banget bantuin mitra yang males isi deposit lewat pusat. Tinggal minta berapa saya transfer pakai aplikasi dan dia transfer ke rekening saya.
Namanya bisnis ikut kebijakam perusahaan, ketika tahun 2015 namanya berubah dari VSI jadi PayTren saya cuma bisa senyum sambil bilang dalam hati..'Ustad-ustad, kenapa namanya sih yang di ubah.., kan dagangan saya jadi nggak laku.."
Akhirnya brosur, tas, buku, pin jadi ngga bisa di jual dan menjadi pengalaman usaha untuk lebih bisa memprediksi apa yang akan terjadi ke depan.
Tahun 2015-2016 saya nggak aktif nyari mitra, tapi cukup mengikuti perkembangan aplikasi saja. Ada fitur baru saya ikut update, hanya jadi pengguna setia aja karena investasi di PayTren atas keinginan sendiri secara sadar. Sambil kemudian menunggu peluang bisnisnya muncul lagi.
Tahun 2016-2017 perkembangan fitur di aplikasi ternyata lebih keren, fitur beli tiket kereta, doku PayTren, qr code dll menarik perhatian saya untuk aktif lagi di PayTren dan mempelajari bagaimana cara aktifasi mitra baru. Terlebih lagi melihat semangat teman2 PayTren yang IDnya TN namun sudah mendapat reward reward membuat saya ikutan semangat.
2018 saya aktif lagi mempelajari PayTren dan memasarkan lisensi. Membangun kembali VSI Souvenir dengan nama baru PayTren Creative, membuat program Belajar PayTren dan mengikuti perkembangan yang terjadi di perusahaan.
Yang saya amati adalah tidak perduli para mitranya tidak aktif atau meninggalkan VSI/PayTren, namun perusahaan terus bergerak maju memperbaiki sistem dan layanannya.
Akan selalu ada hambatan dan ancaman bagi perusahaan mulai dari 2014-2015 money game, investasi bodong, 2015-2016 mlm haram, 2016-2017 blm punya izin emoney dari BI 2017-2018 isu politik.
Namun saya perhatikan mitra yg bertahan akan ikut menikmati perubahan, perkembangan dan perbaikan yang dilakukan oleh perusahaan. Dulu saya memutuskan berhenti memasarkan lisensi karna fokus kerja dan kuliah tapi tetep aktif jadi pengguna. Dan orang yg mulainya bareng saya dan tidak berhenti memasarkan lisensi, saat ini sdh menikmati reward motor dan bonus besar.
Belajar dari hal ini, sy akan mencoba untuk tetap bergerak walaupun pelan. Karna saya mulai meyakini bahwa bisnis pasti akan berhasil selama kita tidak berhenti..
Terkait dengan keluhan mitra yang kecewa dengan perubahan2an dan kebijakan perusahaan, ketahuilah bahwa semua kebijkan diambil untuk kebaikan perusahaan dalam jangka panjang dan pastinya perubahan dan kebijakan mengikuti aturan dan kebijakan pemerintah.
Sampai 2016 blm ada instruksi untuk verifikasi ID, kemudian kita diminta untuk verifikasi data, tahun 2017 ditambah lagi harus tatap muka. Semuanya karna mengikuti arahan dari pemerintah (Bank Indonesia). Dan ini untuk kebaikan kita sendiri sebagai pemilik akun dimana tersimpan sejumlah uang diakun tersebut.
Saya melihat perkembangan perusahaan PayTren dari 2013-2018 sangat besar dari jumlah komunitas, jumlah transaksi, pencapaian-pencapaian. Baik untuk perusahaan seperti kantor milik sendiri, untuk masyarakat, jembatan kehidupan, ambulan, mesjid, runah tahfidz, maulun bagi mitra, sudah banyak yg merasakan penghasilan dari PayTren, mendapat jodoh di PayTren, atau mendapat hidayah di PayTren jadi lebih baik lagi ibadahnya.
Dan kalo dilihat berita2 perkembangannya, PayTren sepertinya sudah di dukung oleh pemerintah untuk lebih maju lagi, oleh MUI, BI, Dinas kependudukan san catatan sipil, kementrian dll.
Buat temen2 yang mulai lelah di PayTren silahkan istirahat dulu tapi tetep jadi pengguna aktif transaksi, itung2 sedekah 12,-.
Namanya hati kan suka bolak-balik. Pas lagi cinta suka muji2, pas lagi kecewa suka ngga peduli.., he2..
Investasi 325-350rb di Perusahaan ini ngga akan rugi kalo di seriusin buat bisnis. Karna peluang dapat tambahan incomenya jelas banget cara2nya tinggal ditekunin.
Saya sendiri inves titanium udah balik modal, dan untung mulai dari jual lisensi, komisi jaringan, julan buku, brosur dll udah banyak banget deh balik modalnya. Jadi sekarang tinggal sabarin si PayTren menunggu perubahan2 baru yang lwbih kereenn..
Jadi berharap PayTren ngga berubah-ubah akan sulit karna perusahaan akan terus berkembang mengikuti trend perkwmbangan zaman. Jdi kitanya yg sebanmgai mitra jangan sampe ketinggalan updatenya dengan terus belajar..
Buat temen2 yang belom Verifikasi ID dan KYC tahap 3 coba di luangkan waktunya untuk hadir di acara OPT ya., Ini untuk kepentingan kita juga koq. Setiap kebijakan, perkembangan dan kemajuan bisnis perusahaan dilakukan untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan serta keamanan dalam menjalankan bisnis Perusahaan. Di samping itu karena perkembangan teknologi transaksi saat ini membuat beberapa regulasi Pemerintah untuk dapat mengimbangi perkembangan tersebut dari segi sistem keamanan baik bagi Perusahaan, Mitra, ataupun Pemerintah, untuk itu diperlukan pembaruan sistem Identifikasi dan Verifikasi Identitas (KTP/Paspor) serta pengkinian data mitra.
Sebagai penyelenggaraan Uang Elektronik harus memenuhi prinsip-prinsip yang tercantum dalam peraturan BI yaitu tidak menimbulkan risiko sistemik; operasional dilakukan berdasarkan kondisi keuangan yang sehat; penguatan perlindungan konsumen; usaha yang bermanfaat bagi perekonomian Indonesia; dan pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme. Oleh karena itu harus jelas pemilik akun dan aliran transksi dari uang elektronik yang ada di aplikasi PayTren ini.
KYC (Know Your Customer)atau Prinsip mengenal nasabah, tidak sekadar berarti mengenal nasabah secara harfiah tetapi prinsip mengenal nasabah ini menginginkan informasi yang lebih menyeluruh di samping identitas nasabah, yaitu hal-halyang berkaitan dengan profil dan karakter transaksi nasabah
Di samping itu melakukan KYC merupakan salah satu elemen penting dalam mengantisipasi kejahatan pencucian uang.
Apalagi bulan oktober ke depan fitur di aplikasi akan lebih banyak lagi seperti transfer antar mitra paytren, transfer dari aplikasi PayTren ke Bank (seperti dulu Aplikasi Doku), tarik tunai di merchant PayTren dan lain-lain. Jadi uang elektronik ini bisa kemana-mana dan kemana saja, sehingga datangnya dan keluarny dan siapa pemiliknya sangat penting untuk diketahui.
Semangat terus buat teman2 pebisnis PayTren, tetap pasarkan lisensinya, tetep bantu masyarakat pakai aplikasi PayTren, dan tawarkan jadi pengguna aplikasi PayTren eMoney, nanti akan ada jalan kesuksesan dari konsistensi teman-teman..
Salam Sukses Berjamaah
Kemarin seorang mitra mengeluhkan kepada saya mengapa aplikasi PayTren sering berubah-ubah, harus update, uninstall, install, verifikasi ID, harus tatap muka dengan manajemen.., pokoknya terkesan ribet dech..
Mendengar keluhan mitra saya hanya bisa tersenyum sambil flash back ke masa-masa lalu saya bergabung ke PayTren.
Belum ada aplikasi waktu itu tahun 2013. Hanya bisa melalui sms dan Gtalk atau Yahoo Messenger. Dan untuk isi deposit pun kalo nggak salah hanya ada Bank Mandiri lalu muncul BNI, pake kode unik yang sering bikin pengisian deposit jadi lama gegara lupa transfer pake kode unik.
Terjadi perkembangan selain sms, Gtalk dan yahoo messenger muncul aplikasi PayTren. Yang saya suka adalah fitur transfer antar mitra udah bisa waktu itu nggak pake izin emoney segala. Biaya adminnya 1.500. Yang transfer kena 500,- yang menerima kena 1000. Fitur ini jadi andalan saya banget bantuin mitra yang males isi deposit lewat pusat. Tinggal minta berapa saya transfer pakai aplikasi dan dia transfer ke rekening saya.
Namanya bisnis ikut kebijakam perusahaan, ketika tahun 2015 namanya berubah dari VSI jadi PayTren saya cuma bisa senyum sambil bilang dalam hati..'Ustad-ustad, kenapa namanya sih yang di ubah.., kan dagangan saya jadi nggak laku.."
Akhirnya brosur, tas, buku, pin jadi ngga bisa di jual dan menjadi pengalaman usaha untuk lebih bisa memprediksi apa yang akan terjadi ke depan.
Tahun 2015-2016 saya nggak aktif nyari mitra, tapi cukup mengikuti perkembangan aplikasi saja. Ada fitur baru saya ikut update, hanya jadi pengguna setia aja karena investasi di PayTren atas keinginan sendiri secara sadar. Sambil kemudian menunggu peluang bisnisnya muncul lagi.
Tahun 2016-2017 perkembangan fitur di aplikasi ternyata lebih keren, fitur beli tiket kereta, doku PayTren, qr code dll menarik perhatian saya untuk aktif lagi di PayTren dan mempelajari bagaimana cara aktifasi mitra baru. Terlebih lagi melihat semangat teman2 PayTren yang IDnya TN namun sudah mendapat reward reward membuat saya ikutan semangat.
2018 saya aktif lagi mempelajari PayTren dan memasarkan lisensi. Membangun kembali VSI Souvenir dengan nama baru PayTren Creative, membuat program Belajar PayTren dan mengikuti perkembangan yang terjadi di perusahaan.
Yang saya amati adalah tidak perduli para mitranya tidak aktif atau meninggalkan VSI/PayTren, namun perusahaan terus bergerak maju memperbaiki sistem dan layanannya.
Akan selalu ada hambatan dan ancaman bagi perusahaan mulai dari 2014-2015 money game, investasi bodong, 2015-2016 mlm haram, 2016-2017 blm punya izin emoney dari BI 2017-2018 isu politik.
Namun saya perhatikan mitra yg bertahan akan ikut menikmati perubahan, perkembangan dan perbaikan yang dilakukan oleh perusahaan. Dulu saya memutuskan berhenti memasarkan lisensi karna fokus kerja dan kuliah tapi tetep aktif jadi pengguna. Dan orang yg mulainya bareng saya dan tidak berhenti memasarkan lisensi, saat ini sdh menikmati reward motor dan bonus besar.
Belajar dari hal ini, sy akan mencoba untuk tetap bergerak walaupun pelan. Karna saya mulai meyakini bahwa bisnis pasti akan berhasil selama kita tidak berhenti..
Terkait dengan keluhan mitra yang kecewa dengan perubahan2an dan kebijakan perusahaan, ketahuilah bahwa semua kebijkan diambil untuk kebaikan perusahaan dalam jangka panjang dan pastinya perubahan dan kebijakan mengikuti aturan dan kebijakan pemerintah.
Sampai 2016 blm ada instruksi untuk verifikasi ID, kemudian kita diminta untuk verifikasi data, tahun 2017 ditambah lagi harus tatap muka. Semuanya karna mengikuti arahan dari pemerintah (Bank Indonesia). Dan ini untuk kebaikan kita sendiri sebagai pemilik akun dimana tersimpan sejumlah uang diakun tersebut.
Saya melihat perkembangan perusahaan PayTren dari 2013-2018 sangat besar dari jumlah komunitas, jumlah transaksi, pencapaian-pencapaian. Baik untuk perusahaan seperti kantor milik sendiri, untuk masyarakat, jembatan kehidupan, ambulan, mesjid, runah tahfidz, maulun bagi mitra, sudah banyak yg merasakan penghasilan dari PayTren, mendapat jodoh di PayTren, atau mendapat hidayah di PayTren jadi lebih baik lagi ibadahnya.
Dan kalo dilihat berita2 perkembangannya, PayTren sepertinya sudah di dukung oleh pemerintah untuk lebih maju lagi, oleh MUI, BI, Dinas kependudukan san catatan sipil, kementrian dll.
Buat temen2 yang mulai lelah di PayTren silahkan istirahat dulu tapi tetep jadi pengguna aktif transaksi, itung2 sedekah 12,-.
Namanya hati kan suka bolak-balik. Pas lagi cinta suka muji2, pas lagi kecewa suka ngga peduli.., he2..
Investasi 325-350rb di Perusahaan ini ngga akan rugi kalo di seriusin buat bisnis. Karna peluang dapat tambahan incomenya jelas banget cara2nya tinggal ditekunin.
Saya sendiri inves titanium udah balik modal, dan untung mulai dari jual lisensi, komisi jaringan, julan buku, brosur dll udah banyak banget deh balik modalnya. Jadi sekarang tinggal sabarin si PayTren menunggu perubahan2 baru yang lwbih kereenn..
Jadi berharap PayTren ngga berubah-ubah akan sulit karna perusahaan akan terus berkembang mengikuti trend perkwmbangan zaman. Jdi kitanya yg sebanmgai mitra jangan sampe ketinggalan updatenya dengan terus belajar..
Buat temen2 yang belom Verifikasi ID dan KYC tahap 3 coba di luangkan waktunya untuk hadir di acara OPT ya., Ini untuk kepentingan kita juga koq. Setiap kebijakan, perkembangan dan kemajuan bisnis perusahaan dilakukan untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan serta keamanan dalam menjalankan bisnis Perusahaan. Di samping itu karena perkembangan teknologi transaksi saat ini membuat beberapa regulasi Pemerintah untuk dapat mengimbangi perkembangan tersebut dari segi sistem keamanan baik bagi Perusahaan, Mitra, ataupun Pemerintah, untuk itu diperlukan pembaruan sistem Identifikasi dan Verifikasi Identitas (KTP/Paspor) serta pengkinian data mitra.
Sebagai penyelenggaraan Uang Elektronik harus memenuhi prinsip-prinsip yang tercantum dalam peraturan BI yaitu tidak menimbulkan risiko sistemik; operasional dilakukan berdasarkan kondisi keuangan yang sehat; penguatan perlindungan konsumen; usaha yang bermanfaat bagi perekonomian Indonesia; dan pencegahan pencucian uang dan pendanaan terorisme. Oleh karena itu harus jelas pemilik akun dan aliran transksi dari uang elektronik yang ada di aplikasi PayTren ini.
KYC (Know Your Customer)atau Prinsip mengenal nasabah, tidak sekadar berarti mengenal nasabah secara harfiah tetapi prinsip mengenal nasabah ini menginginkan informasi yang lebih menyeluruh di samping identitas nasabah, yaitu hal-halyang berkaitan dengan profil dan karakter transaksi nasabah
Di samping itu melakukan KYC merupakan salah satu elemen penting dalam mengantisipasi kejahatan pencucian uang.
Apalagi bulan oktober ke depan fitur di aplikasi akan lebih banyak lagi seperti transfer antar mitra paytren, transfer dari aplikasi PayTren ke Bank (seperti dulu Aplikasi Doku), tarik tunai di merchant PayTren dan lain-lain. Jadi uang elektronik ini bisa kemana-mana dan kemana saja, sehingga datangnya dan keluarny dan siapa pemiliknya sangat penting untuk diketahui.
Semangat terus buat teman2 pebisnis PayTren, tetap pasarkan lisensinya, tetep bantu masyarakat pakai aplikasi PayTren, dan tawarkan jadi pengguna aplikasi PayTren eMoney, nanti akan ada jalan kesuksesan dari konsistensi teman-teman..
Salam Sukses Berjamaah